Wabup Sanggau Susana Herpena Hadiri Penyerahan Mahasiswa PLP-2 Universitas PGRI Pontianak
Oplus_131072
SANGGAU, Fakat.id – (8/9/2026) – Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, S.Sos., M.H, menghadiri sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan penyerahan mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP)-2 Tahun Akademik 2026/2027 Universitas PGRI Pontianak di Kabupaten Sanggau.

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembentukan calon pendidik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter, integritas, serta kesiapan untuk mengabdikan diri di tengah masyarakat.
Dalam arahannya, Susana Herpena menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam mempersiapkan masa depan bangsa. Menurutnya, peran guru tidak sebatas menyampaikan ilmu pengetahuan, melainkan juga menjadi pembentuk karakter, pemberi keteladanan, dan sumber inspirasi bagi generasi penerus.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sanggau, saya menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa dan dosen pendamping Universitas PGRI Pontianak. Kami menyambut baik serta mengapresiasi kepercayaan yang telah diberikan kepada Kabupaten Sanggau sebagai tempat belajar dan mengabdi bagi para calon pendidik masa depan,” ujarnya.
Wakil Bupati Sanggau juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik yang selama ini berada di garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Di tengah perkembangan zaman dan teknologi yang terus bergerak cepat, guru dinilai tetap memiliki peran yang tidak tergantikan dalam proses pendidikan.

“Teknologi dapat memberikan informasi, tetapi seorang guru memberikan keteladanan, nilai, kasih sayang, dan sentuhan kemanusiaan,” tegas Susana.
Kepada para mahasiswa peserta PLP-2, Susana berpesan agar momentum tersebut benar-benar dimanfaatkan sebagai ruang belajar nyata. Mahasiswa diharapkan tidak hanya mempelajari teknik menyampaikan materi di dalam kelas, tetapi juga belajar mengenai kesabaran, empati, tanggung jawab, komunikasi, serta pengabdian kepada masyarakat.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan nama baik almamater selama menjalankan program di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Para mahasiswa diminta menghormati adat istiadat dan kearifan lokal serta membangun komunikasi yang baik dengan kepala sekolah, guru pamong, peserta didik, dan masyarakat.
“Sebab ketika kalian hadir untuk mengajar, pada saat yang sama kalian juga sedang belajar dari kehidupan,” pesannya.
Program PLP-2 ini dinilai memiliki peran strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Hal tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Sanggau dalam mewujudkan daerah yang maju, berkelanjutan, dan berkeadilan melalui peningkatan kualitas serta kompetensi sumber daya manusia.
Susana berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan terus diperkuat demi melahirkan generasi pendidik yang cerdas, berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian.
“Jadilah guru yang memicu inspirasi, bukan hanya mentransfer informasi,” pungkasnya.
Melalui Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP)-2 tersebut, para mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman langsung mengenai dunia pendidikan sekaligus mempersiapkan diri menjadi tenaga pendidik profesional yang mampu menjawab tantangan zaman.
Seluruh peserta pun diharapkan dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik sehingga PLP-2 Tahun Akademik 2026/2027 dapat memberikan pengalaman dan pembelajaran berharga bagi calon-calon pendidik masa depan.
Fakat.id
