Taman Arongk Belopa Gelap Saat Ramai Pengunjung, DLH Sanggau Diminta Segera Bertindak

0
Oplus_131072

Oplus_131072

SANGGAU, Fakat.id – Kondisi Taman Arongk Belopa, salah satu ruang terbuka publik yang menjadi destinasi favorit masyarakat Kabupaten Sanggau, menuai keluhan dari para pengunjung. Selain minimnya penerangan pada malam hari, fasilitas toilet umum di kawasan tersebut juga dinilai belum berfungsi secara maksimal sehingga mengurangi kenyamanan masyarakat yang berkunjung.

Berdasarkan keterangan salah seorang pengunjung yang meminta identitasnya dirahasiakan, setiap hari mulai pukul 17.00 hingga sekitar pukul 20.00 WIB kawasan Taman Arongk Belopa dipadati warga. Banyak keluarga memanfaatkan waktu sore hingga malam untuk mengajak anak-anak bermain di berbagai fasilitas permainan yang telah disediakan pemerintah.

Namun, memasuki waktu malam, suasana taman justru berubah karena lampu penerangan di sejumlah titik dilaporkan tidak menyala. Kondisi tersebut membuat area taman menjadi gelap sehingga menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi orang tua yang membawa anak-anak.

“Kasihan anak-anak, apalagi balita, yang masih bermain ketika hari mulai gelap. Orang tua juga kesulitan mengawasi karena penerangan tidak ada. Kami berharap lampu taman segera diperbaiki agar pengunjung merasa lebih aman dan nyaman,” ungkapnya.

Menurut pengunjung, keberadaan lampu penerangan merupakan fasilitas dasar yang sangat penting. Selain memberikan rasa aman, penerangan yang memadai juga dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di ruang publik.

Tidak hanya persoalan penerangan, masyarakat juga menyoroti kondisi toilet umum di kawasan taman. Mereka mengaku toilet hanya dibuka pada Jumat malam, Sabtu malam, dan Minggu malam, sedangkan pada hari-hari biasa fasilitas tersebut dalam keadaan tertutup.

Akibatnya, pengunjung yang datang bersama keluarga, khususnya anak-anak, mengalami kesulitan ketika membutuhkan fasilitas sanitasi. Beberapa warga juga mengeluhkan ketersediaan air bersih yang terkadang tidak mengalir sehingga toilet tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya.

“Kami berharap toilet bisa dibuka setiap hari. Kalau taman ramai setiap sore dan malam, tentu fasilitas pendukung juga harus tersedia setiap saat,” ujar pengunjung lainnya.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Sanggau menjelaskan bahwa pengelolaan Taman Arongk Belopa bukan berada di bawah kewenangan Dinas Perhubungan.

“Pengelola taman adalah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau,” demikian penjelasan yang disampaikan melalui pesan WhatsApp.

Dengan adanya penjelasan tersebut, perhatian masyarakat kini tertuju kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sanggau selaku pengelola kawasan. Warga berharap instansi terkait segera melakukan pengecekan terhadap jaringan lampu penerangan, memastikan seluruh lampu taman kembali berfungsi normal, membuka layanan toilet umum setiap hari, serta menjamin ketersediaan air bersih agar fasilitas publik tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

Masyarakat menilai Taman Arongk Belopa merupakan salah satu ikon ruang terbuka hijau sekaligus tempat rekreasi keluarga di Kabupaten Sanggau. Oleh karena itu, keberadaan fasilitas pendukung seperti penerangan, toilet yang beroperasi setiap hari, serta pasokan air bersih menjadi kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi demi memberikan rasa aman, nyaman, dan layak bagi seluruh pengunjung.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau terkait penyebab lampu taman yang belum berfungsi maupun alasan terbatasnya operasional toilet umum.

Warga berharap keluhan tersebut segera mendapat perhatian dan tindak lanjut sehingga Taman Arongk Belopa dapat kembali menjadi ruang publik yang representatif, aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh masyarakat, khususnya anak-anak yang setiap hari memanfaatkan fasilitas bermain di kawasan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *