Kebakaran Lahan di Tikungan S Subah Sanggau, Asap Tebal Ganggu Jarak Pandang Pengendara

0
Oplus_131072

Oplus_131072

SANGGAU – Fakat.id Kebakaran lahan terjadi di kawasan Tikungan S Subah, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Rabu malam (29/7/2026). Peristiwa tersebut menimbulkan kepulan asap tebal yang menyelimuti ruas jalan sehingga mengurangi jarak pandang para pengguna jalan dan berpotensi membahayakan keselamatan lalu lintas.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kobaran api terlihat membakar semak belukar dan vegetasi kering yang berada di sisi jalan. Cahaya api tampak menyala di tengah gelapnya malam, sementara asap pekat menyebar hingga ke badan jalan. Kondisi ini memaksa sejumlah pengendara, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, untuk mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan tersebut.

Arus lalu lintas sempat tersendat karena para pengendara harus ekstra hati-hati melewati lokasi kebakaran. Selain minimnya penerangan di kawasan itu, asap yang terus mengepul membuat pandangan pengemudi menjadi terbatas. Situasi tersebut meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan, terutama di jalur Tikungan S yang memang dikenal sebagai salah satu titik rawan karena memiliki tikungan tajam.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran maupun luas lahan yang terdampak. Belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai asal mula api, apakah dipicu oleh faktor alam, kelalaian manusia, atau dugaan pembakaran lahan secara sengaja.

Masyarakat yang berada di sekitar lokasi berharap aparat terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, Dinas Pemadam Kebakaran, serta aparat kepolisian segera turun ke lapangan untuk melakukan pemadaman sekaligus menyelidiki penyebab kebakaran. Penanganan cepat dinilai penting agar api tidak semakin meluas dan mengancam kawasan sekitar.

Warga juga mengimbau para pengguna jalan yang melintas di kawasan Tikungan S Subah agar meningkatkan kewaspadaan, menyalakan lampu kendaraan dengan baik, menjaga jarak aman, dan mengurangi kecepatan hingga kondisi benar-benar aman.

Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan, kebakaran lahan juga berdampak buruk terhadap lingkungan. Asap yang dihasilkan dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama bagi anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan.

Masyarakat berharap pemerintah bersama aparat penegak hukum dapat meningkatkan pengawasan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di musim kemarau, serta menindak tegas apabila ditemukan unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tim Redaksi Fakat.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *