Berjuang Tanpa Henti, Api Karhutla di Subah Akhirnya Berhasil Dikuasai Hingga Subuh
SANGGAU – Fakat.id – ( 30/7/2026 ) – Semangat pantang menyerah ditunjukkan para satria pemadam kebakaran saat berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Desa Subah, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, pada Rabu malam (29/7/2026).

Di tengah pekatnya asap, panas yang menyengat, serta medan yang sulit dijangkau, puluhan personel gabungan terus berjuang tanpa mengenal lelah. Sejak malam hingga menjelang subuh, mereka bahu-membahu memadamkan kobaran api agar tidak meluas ke kawasan perkebunan maupun permukiman warga.
Kepulan asap tebal yang menyelimuti lokasi tidak menyurutkan semangat para petugas. Dengan peralatan lengkap dan dukungan armada dari berbagai instansi, penyemprotan dilakukan secara bergantian hingga titik-titik api berhasil dilokalisir.

Operasi pemadaman melibatkan kekuatan besar dari berbagai unsur, di antaranya:
- Ran R.6 Damkar PT ANTAM sebanyak 1 unit.
- Ran R.6 Damkar PT ICA sebanyak 1 unit.
- Ran R.6 Damkar BINSIKA sebanyak 1 unit.
- Ran R.6 Damkar Yon TP sebanyak 3 unit.
- Ran R.6 PST Pontianak sebanyak 1 unit.
- Ran R.4 BPAT Tayan Hilir sebanyak 1 unit.
- Ran R.4 KPH sebanyak 1 unit.
- Ran R.4 BINSIKA sebanyak 1 unit.
- Ran R.4 PT ANTAM sebanyak 1 unit.
- Ran R.4 Polsek Tayan Hilir sebanyak 1 unit.
- Ran R.4 Koramil Tayan sebanyak 1 unit.
- Mesin Robin BINSIKA sebanyak 1 unit.
- Mesin Robin BPAT sebanyak 1 unit.
- Mesin Robin KPH sebanyak 1 unit.
- Mesin Robin Yon TP sebanyak 3 unit.
Sinergi lintas instansi menjadi kunci keberhasilan operasi tersebut. Personel dari perusahaan, TNI, Polri, BPAT, KPH, relawan, hingga tim pemadam lainnya bekerja dalam satu komando demi memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Di sela-sela operasi yang berlangsung sepanjang malam, para petugas bahkan hanya sempat beristirahat sejenak di pinggir jalan untuk menyantap makanan sederhana sebelum kembali memasuki area kebakaran. Pemandangan itu menjadi bukti bahwa tugas kemanusiaan lebih diutamakan daripada kenyamanan pribadi.
Menjelang subuh, setelah berjam-jam berjibaku melawan kobaran api, upaya keras para satria pemadam akhirnya membuahkan hasil. Titik-titik api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan terkendali, meski petugas tetap melakukan pendinginan guna mengantisipasi munculnya api baru akibat bara yang masih tersisa.
Perjuangan tanpa lelah para pemadam tersebut menjadi cerminan dedikasi tinggi dalam menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Mereka rela mengorbankan waktu, tenaga, bahkan mempertaruhkan keselamatan demi memastikan kebakaran tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.
Keberhasilan operasi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa penanganan karhutla memerlukan kerja sama semua pihak. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin sebelum meluas.
Ads.
