Diduga Jadi Penampungan Solar Subsidi, Aktivitas Gudang Milik AR Disorot Warga: Truk Tangki Biru Disebut Rutin Keluar Masuk

0
IMG-20260829-WA0054
By Fuad

SANGGAU, Fakat.id – Dugaan praktik penimbunan dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi kembali mencuat. Sebuah lokasi yang diduga dijadikan tempat penampungan solar subsidi milik seseorang berinisial AR, yang disebut dikelola oleh AT, menjadi sorotan warga sekitar.

Informasi yang dihimpun dari warga menyebutkan, aktivitas di lokasi tersebut diduga telah berlangsung cukup lama. Hampir setiap hari terlihat kendaraan keluar masuk, termasuk dugaan aktivitas pemindahan BBM dalam jumlah besar.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, truk tangki berwarna biru disebut kerap datang ke lokasi penampungan tersebut setelah solar dikumpulkan.

“Sudah lama aktivitas itu berlangsung. Hampir setiap hari ada kegiatan. Setelah solar terkumpul, nanti ada truk tangki warna biru datang,” ungkap sumber kepada Fakat.id.

Informasi lain yang berkembang di lapangan menyebutkan, BBM jenis solar tersebut diduga diperoleh melalui pengisian dari salah satu SPBU tempat AR bekerja. Solar kemudian diduga dikumpulkan terlebih dahulu di lokasi penampungan yang dikelola AT.

Setelah volume dianggap mencukupi, BBM tersebut diduga dipindahkan ke dalam truk tangki berwarna biru untuk kemudian didistribusikan atau dijual kepada sejumlah perusahaan.

Yang menjadi perhatian, AR disebut merupakan salah satu manajer SPBU yang lokasinya tidak jauh dari tempat penampungan tersebut. Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terkait asal-usul BBM yang diduga ditampung serta mekanisme distribusinya.

Jika dugaan tersebut benar dan terbukti menggunakan BBM bersubsidi untuk kepentingan di luar peruntukannya, maka praktik tersebut berpotensi merugikan masyarakat yang seharusnya menjadi penerima manfaat subsidi pemerintah.

Pertanyaannya, dari mana asal solar yang ditampung? Apakah seluruh proses distribusi memiliki dokumen resmi? Dan siapa saja pihak yang menikmati keuntungan dari dugaan bisnis solar subsidi tersebut?

Aparat penegak hukum dan instansi terkait diharapkan tidak menutup mata terhadap informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Penelusuran menyeluruh perlu dilakukan, mulai dari asal BBM, pola pengisian di SPBU, lokasi penampungan hingga tujuan akhir distribusinya.

Fakat.id menegaskan bahwa seluruh informasi ini masih berupa dugaan dan membutuhkan pembuktian serta pendalaman oleh pihak berwenang. Media tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada AR, AT, pihak SPBU maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan atas informasi tersebut.

Jangan sampai solar subsidi yang seharusnya dinikmati masyarakat kecil justru diduga berubah menjadi ladang bisnis bagi segelintir pihak.

Fakat.id


By Fuad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *