Sigit Purnomo, S.T. Pastikan BPBD Tetap Siaga

0
Oplus_131072

Oplus_131072

By Fakat

SANGGAU, Fakat.id – Status tanggap darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Sanggau memang telah dicabut dan beralih ke tahap pemulihan. Namun, ancaman belum sepenuhnya berlalu. Tiga titik panas (hotspot) masih terdeteksi di wilayah Sanggau.

Plt. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sanggau, Sigit Purnomo, mengatakan BPBD tetap melakukan pemantauan dan kesiapsiagaan meskipun status tanggap darurat telah berakhir.

“Kami terus memantau perkembangan terkini terkait titik hotspot ini meskipun status tanggap darurat resmi dicabut dan dialihkan ke pemulihan,” ujar Sigit Purnomo saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/9/2026) siang.

Berdasarkan data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) per 29 September 2026 yang berada di Sekretariat TRC BPBD Sanggau, wilayah Kabupaten Sanggau tercatat belum nol hotspot. Masih terdapat tiga titik panas yang terdeteksi, kendati saat itu tidak ada laporan kejadian Karhutla yang sedang terbakar.

Menurut Sigit, hotspot dengan kategori tinggi terdeteksi di dua wilayah.

“Untuk kecamatan dengan kategori tinggi berada di Kecamatan Meliau dan Toba,” ungkapnya.

Namun, BPBD menegaskan bahwa hotspot tidak serta-merta dapat dinyatakan sebagai titik api atau kejadian kebakaran. Data hasil pemantauan satelit tersebut masih harus diverifikasi melalui pengecekan di lapangan.

“Titik hotspot ini harus kita kroscek lagi di lapangan untuk memastikan apakah titik hotspot yang terdeteksi tersebut titik api atau karena pengaruh sinar matahari,” jelas Sigit.

Di tengah cuaca panas yang masih melanda Kabupaten Sanggau, BPBD mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dan tetap mewaspadai potensi Karhutla.

Sigit menyebut kondisi udara secara kasat mata telah menunjukkan perbaikan dibandingkan pekan sebelumnya ketika kabut asap cukup tebal menyelimuti sejumlah wilayah.

“Untuk kualitas udara berdasarkan pantauan kasat mata sudah mulai membaik dari sebelumnya, tetapi kita tetap mewaspadai ancaman Karhutla mengingat cuaca panas masih terjadi,” pungkasnya.

Status darurat boleh berakhir, tetapi kewaspadaan belum boleh padam. Tiga hotspot yang masih terdeteksi menjadi pengingat bahwa potensi Karhutla di Kabupaten Sanggau masih perlu diawasi dan diverifikasi di lapangan.

Fakat.id


By Fakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *