Komandan Satgas Karhutla Susana Herpena Pimpin Briefing di Posko Darurat, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Asap
Oplus_131072
SANGGAU, Fakat.id – Komandan Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Sanggau, Susana Herpena, S.Sos., M.H., memimpin briefing bersama unsur terkait di Posko Darurat Karhutla Kabupaten Sanggau.

Briefing tersebut digelar sebagai langkah strategis untuk memastikan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang dapat mengancam kesehatan masyarakat, lingkungan, serta aktivitas sosial dan ekonomi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Sanggau, Danyon TP 833/BD, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sanggau, serta jajaran perangkat daerah dan unsur terkait lainnya yang tergabung dalam penanganan Karhutla di Kabupaten Sanggau.

Dalam briefing tersebut, Komandan Satgas Karhutla menekankan pentingnya membangun sinergi yang kuat antarinstansi. Koordinasi yang efektif dan kecepatan dalam mengambil langkah dinilai menjadi kunci utama dalam setiap upaya pencegahan maupun penanganan kebakaran hutan dan lahan di lapangan.
Menurutnya, penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan keterlibatan dan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dunia usaha, masyarakat, relawan, hingga seluruh pemangku kepentingan.

Setiap unsur diharapkan dapat menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara maksimal, terutama dalam melakukan langkah pencegahan sejak dini, pemantauan wilayah rawan kebakaran, patroli terpadu, edukasi kepada masyarakat, hingga kesiapan personel dan peralatan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.
“Sinergi, koordinasi, dan kecepatan dalam mengambil langkah menjadi kunci dalam menghadapi Karhutla. Kita tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Semua harus bergerak bersama dengan tujuan yang sama, yaitu mencegah kebakaran dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan,” menjadi semangat dalam briefing tersebut.
Ancaman Karhutla bukan hanya persoalan api yang membakar lahan, tetapi juga memiliki dampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan, aktivitas pendidikan, transportasi, hingga perekonomian masyarakat.
Karena itu, langkah pencegahan menjadi prioritas utama. Deteksi dini terhadap titik api dan titik panas, respons cepat di lapangan, serta keterlibatan aktif masyarakat menjadi bagian penting dalam strategi pengendalian Karhutla.
Melalui briefing Satgas di Posko Darurat Karhutla Kabupaten Sanggau tersebut, diharapkan koordinasi antarinstansi semakin solid dan seluruh unsur tetap berada dalam kondisi siap siaga menghadapi berbagai kemungkinan.
Dengan kebersamaan, kepedulian, serta kolaborasi yang semakin kuat, Pemerintah Kabupaten Sanggau bersama seluruh elemen berharap mampu mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan, melindungi masyarakat dari dampak kabut asap, serta menjaga kelestarian lingkungan dan kualitas udara.
Mari bersama-sama menjaga Kabupaten Sanggau agar tetap aman, sehat, dan terbebas dari bencana asap. Pencegahan Karhutla bukan hanya tugas pemerintah dan aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.
Fakat.id
