Ketuk Pintu Langit, Seribu Jamaah Padati Mapolres Sanggau dalam Sholat Istisqa

0
Oplus_131072

Oplus_131072

By Fuad

SANGGAU, Fakat.id – Langit yang lama tak menurunkan hujan menjadi saksi ribuan tangan yang terangkat dalam doa. Di tengah musim kemarau dan ancaman kebakaran hutan serta lahan yang membayangi, sekitar seribu jamaah memadati halaman Mapolres Sanggau untuk melaksanakan Sholat Istisqa dan doa bersama, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan yang digelar di halaman Mapolres Sanggau, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau tersebut menjadi ikhtiar spiritual bersama untuk memohon turunnya hujan yang membawa keberkahan bagi bumi Sanggau.

Pelaksanaan Sholat Istisqa dihadiri Wakapolres Sanggau Andy Pratomo, S.I.K., M.H., didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Sanggau. Turut hadir masyarakat dari berbagai kalangan serta perwakilan sejumlah instansi Pemerintah Daerah.

Suasana khidmat menyelimuti halaman Mapolres Sanggau. Kurang lebih 1.000 jamaah larut dalam doa, memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa kesejukan, keselamatan serta manfaat bagi masyarakat, lingkungan dan sektor pertanian.

Bukan sekadar ritual keagamaan, Sholat Istisqa tersebut menjadi simbol kebersamaan. Polri, pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat berdiri dalam satu saf, menyatukan harapan dan mengetuk pintu langit melalui doa.

Di tengah kondisi kemarau yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan, ikhtiar lahir dan batin terus dilakukan. Jika di lapangan seluruh unsur bergerak melakukan pencegahan dan penanganan Karhutla, maka melalui Sholat Istisqa, masyarakat bersama-sama menyerahkan harapan kepada Sang Pencipta.

Wakapolres Sanggau Andy Pratomo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar spiritual bersama dalam memohon rahmat Allah SWT agar Kabupaten Sanggau diberikan hujan yang membawa manfaat bagi seluruh kehidupan.

“Melalui Sholat Istisqa dan doa bersama ini, kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang membawa keberkahan, keselamatan dan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sanggau,” ujarnya.

Menurutnya, hujan yang diharapkan bukan hanya menjadi penawar dari panasnya musim kemarau, tetapi juga membawa keberkahan bagi masyarakat, pertanian serta kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Sanggau.

Andy Pratomo juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan doa, tetapi turut memperkuat kepedulian terhadap lingkungan. Menjaga hutan, mencegah pembakaran lahan serta membangun kesadaran bersama menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman bencana.

“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita terus memperkuat kebersamaan, menjaga situasi keamanan dan ketertiban, serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan di sekitar kita,” pesannya.

Sholat Istisqa dan doa bersama tersebut berlangsung dengan tertib, aman dan penuh kekhusyukan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Dari halaman Mapolres Sanggau, seribu jamaah menyatukan doa dan harapan. Ketika upaya manusia telah dilakukan di bumi, tangan-tangan pun terangkat ke langit, mengetuk pintu rahmat agar hujan segera turun membasahi tanah Sanggau yang tengah dilanda musim kemarau.

Fakat.id


By Fuad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *