SEKBER FAHMI Soroti Kematian Winda Lorenza Gowasa, Minta Polrestabes Medan Transparan

0
Oplus_131072

Oplus_131072

MEDAN , Fakat.id – ( 9/8/2026 ) – Sekretariat Bersama Forum Advokasi Hukum dan Media Indonesia (SEKBER FAHMI) menyoroti kematian Winda Lorenza Gowasa (31), yang ditemukan meninggal dunia pada Minggu, 2 Agustus 2026, di Komplek Bumi Asri, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.

Dipimpin Ketua Umum Yasaaro Tel, SE., SH., MH., M.Kn., SEKBER FAHMI meminta Polrestabes Medan membuka informasi secara proporsional terkait proses penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut.

Sorotan muncul setelah keluarga menyampaikan adanya sejumlah kondisi pada tubuh korban, seperti tanda pada leher, mata lebam, perubahan warna tubuh, memar di sejumlah bagian tubuh hingga luka pada kepala.

“Dari informasi yang kami terima, ada bekas seperti pencekikan di leher, mata lebam dan tubuh membiru. Kami juga tidak melihat bekas luka tembak seperti yang diberitakan,” ujar Yasa.

Menurutnya, kondisi tersebut harus dipastikan melalui pemeriksaan kedokteran forensik. Jika terdapat dugaan kematian akibat senjata api, pemeriksaan balistik, karakteristik luka, proyektil, posisi senjata dan residu tembakan juga perlu dijelaskan berdasarkan hasil penyidikan.

SEKBER FAHMI juga menyampaikan bahwa keluarga mengaku kesulitan memperoleh informasi mengenai perkembangan perkara. Karena itu, penyidik diminta memberikan penjelasan yang cukup kepada keluarga tanpa mengganggu proses hukum.

Terkait munculnya nama Brigadir Imansyah Putra Harefa dan pihak lain dalam informasi yang beredar, SEKBER FAHMI menegaskan tidak boleh ada pihak yang dituduh hanya berdasarkan hubungan keluarga, jabatan maupun spekulasi. Asas praduga tak bersalah harus tetap dihormati.

“Kami tidak menuduh siapa pun. Kami hanya ingin penyebab kematian Winda diungkap berdasarkan fakta, bukti dan pemeriksaan ilmiah. Keadilan harus ditegakkan berdasarkan fakta, bukan asumsi,” tegas Yasa.

SEKBER FAHMI berharap Polrestabes Medan dapat menangani perkara secara profesional, transparan dan menyeluruh hingga penyebab kematian korban benar-benar terang.

Sumber: Humas SEKBER FAHMI Sumatera Utara.

Fakat.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *