Bupati Sanggau Resmi Buka Turnamen Mancing Mania Sekalbar 2026 di Semuntai, Ribuan Peserta dari Kalbar hingga Malaysia Ikut Meriahkan
SANGGAU – Suasana Desa Semuntai, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, dipadati ribuan peserta dan pengunjung saat Bupati Sanggau Yohanes Ontot secara resmi membuka Turnamen Mancing Mania Sekalbar 2026, Minggu. Kegiatan yang menjadi salah satu ajang mancing terbesar di Kalimantan Barat ini berlangsung meriah dengan kehadiran peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kalbar hingga negara tetangga, Malaysia.

Pembukaan turnamen turut dihadiri Ketua Panitia sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Sanggau Taufik Hidayahtullah, Pangeran Ratu Surya Negara Drs. H. Gusti Arman, M.Si., Sekretaris BPBD Kabupaten Sanggau Budi Dermawan, Kapolsek Mukok IPTU Firman, Danramil Mukok, para tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Sanggau Yohanes Ontot menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Turnamen Mancing Mania Sekalbar yang dinilai mampu menjadi magnet bagi para penghobi mancing dari berbagai daerah.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga rekreasi dan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki dampak positif terhadap peningkatan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

“Kegiatan seperti ini menjadi wadah mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM dan pariwisata lokal,” ujar Yohanes Ontot.
Turnamen ini diikuti peserta dari berbagai wilayah di Kalimantan Barat, di antaranya Kabupaten Sanggau, Ketapang, Kapuas Hulu, Sekadau, Sintang, Melawi, Sambas, Landak, hingga Kota Pontianak. Menariknya, sejumlah peserta juga datang dari Malaysia sehingga semakin menambah semarak kompetisi yang digelar di Desa Semuntai.
Sementara itu, Ketua Panitia Taufik Hidayahtullah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, baik pemerintah daerah, aparat keamanan, sponsor maupun masyarakat yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Ia berharap seluruh peserta dapat menikmati jalannya perlombaan dengan tetap mengedepankan sportivitas, menjaga keamanan, serta menjalin persaudaraan antarpeserta.
“Menang atau kalah adalah hal biasa dalam sebuah perlombaan. Yang terpenting adalah kebersamaan, sportivitas, dan semangat untuk memajukan event mancing di Kalimantan Barat,” katanya.
Dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan orang, Turnamen Mancing Mania Sekalbar 2026 di Desa Semuntai dinilai sebagai salah satu event mancing terbesar di Kalimantan Barat. Selain menjadi ajang kompetisi bagi para penghobi memancing, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi agenda tahunan yang dapat meningkatkan kunjungan wisata, menggerakkan pelaku UMKM, serta semakin memperkenalkan potensi Kabupaten Sanggau di tingkat regional bahkan internasional.
(Ads)
