Fransiskus Taufik Bantah Keterlibatan PETI, Tegaskan Siap Turun Langsung Edukasi Masyarakat

0
Oplus_131072

Oplus_131072

SANGGAU – Fakat.id – (24-7-2024) , Menanggapi pemberitaan yang belakangan ramai diperbincangkan terkait dugaan keterlibatan dirinya dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Anggota DPRD Kabupaten Sanggau dari Fraksi Partai Golkar, Fransiskus Taufik, akhirnya memberikan klarifikasi secara terbuka.

Dalam keterangannya pada Jum’at (24/7/2026), Fransiskus menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki keterlibatan dengan aktivitas pertambangan emas ilegal sebagaimana yang berkembang di sejumlah pemberitaan maupun media sosial.

Menurutnya, informasi yang mengaitkan namanya dengan praktik PETI tidak berdasar dan tidak sesuai dengan fakta. Ia menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya pemerintah serta aparat penegak hukum dalam memberantas seluruh aktivitas pertambangan tanpa izin yang merusak lingkungan.

“Saya tegaskan bahwa saya tidak terlibat dalam aktivitas tambang ilegal. Apabila diperlukan, saya siap turun langsung ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya PETI, baik terhadap lingkungan, kesehatan, maupun keselamatan masyarakat,” tegas Fransiskus Taufik.

Ia menambahkan bahwa persoalan PETI tidak boleh dipandang sebagai isu yang dapat dipolitisasi atau dijadikan bahan untuk membangun opini tanpa dasar yang jelas. Menurutnya, penyelesaian persoalan tersebut harus dilakukan melalui langkah-langkah yang objektif, berdasarkan fakta, serta mengedepankan penegakan hukum.

Sebelumnya, nama Fransiskus Taufik sempat disebut-sebut dalam derasnya pemberitaan mengenai dugaan maraknya aktivitas PETI di kawasan Sungai Boyan. Beredarnya berbagai informasi tersebut kemudian memunculkan beragam spekulasi di tengah masyarakat.

Menyikapi kondisi itu, Fransiskus mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Ia mengajak semua pihak untuk lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, terutama yang berpotensi merugikan nama baik seseorang.

Selain itu, ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap aparat penegak hukum untuk menindak tegas setiap pelaku pertambangan tanpa izin sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Fransiskus berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung upaya pemerintah dalam mencegah kerusakan alam akibat aktivitas PETI.

“Persoalan tambang ilegal merupakan tanggung jawab bersama. Edukasi kepada masyarakat dan penegakan hukum harus berjalan beriringan agar lingkungan tetap terjaga dan masyarakat memperoleh manfaat yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, Fransiskus Taufik berharap polemik yang berkembang dapat disikapi secara proporsional dan berdasarkan fakta, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *