Tengah Malam, Komandan Satgas Karhutla Susana Herpena Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran Ring Road Sabang Merah

0
Oplus_131072

Oplus_131072

By Fuad

SANGGAU, Fakat.id – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sanggau terus dilakukan secara intensif. Pada Senin malam (31/08/2026), Komandan Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Kabupaten Sanggau, Susana Herpena, S.Sos., M.H., turun langsung meninjau lokasi kebakaran di kawasan Ring Road Sabang Merah–Sanggau Merah.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi terkini di lapangan sekaligus melihat secara langsung langkah penanganan yang telah dilakukan oleh tim gabungan. Saat tiba di lokasi, kobaran api dilaporkan telah berhasil dipadamkan. Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuat kewaspadaan diturunkan.

Susana Herpena memastikan upaya pengendalian tetap menjadi perhatian, terutama terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api di kawasan yang sebelumnya terbakar. Pemantauan dan pendinginan menjadi bagian penting untuk memastikan api benar-benar terkendali dan tidak kembali membesar.

Gerak cepat Satgas Karhutla bersama seluruh unsur terkait menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas. Personel di lapangan bergerak menghadapi kondisi kebakaran dengan mengutamakan keselamatan masyarakat, petugas, serta perlindungan terhadap lingkungan sekitar.

Di tengah suasana malam yang sunyi, kesiapsiagaan petugas justru tetap menyala. Mereka berjibaku di lapangan, memastikan setiap titik yang berpotensi menimbulkan api kembali dapat dipantau dan dikendalikan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa penanganan Karhutla tidak mengenal waktu. Ketika api muncul dan berpotensi meluas, respons cepat harus dilakukan tanpa menunggu kondisi menjadi lebih parah.

Sebagai Komandan Satgas Karhutla Kabupaten Sanggau, Susana Herpena juga memberikan apresiasi terhadap kerja keras seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran. Mulai dari TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, relawan hingga masyarakat, semuanya memiliki peran penting dalam upaya memutus penyebaran api.

Menurutnya, sinergi lintas sektor merupakan kekuatan utama dalam menghadapi ancaman Karhutla. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri karena pencegahan dan penanganan kebakaran membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Api yang berhasil dipadamkan bukan berarti ancaman Karhutla telah berakhir. Kewaspadaan harus tetap dijaga.

Terlebih, kondisi cuaca dan lingkungan yang memungkinkan terjadinya kebakaran kembali harus menjadi perhatian bersama. Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pembakaran lahan secara sembarangan.

Setiap temuan titik api juga diharapkan segera dilaporkan agar dapat ditangani sedini mungkin. Kecepatan informasi dari masyarakat sangat menentukan kecepatan petugas dalam melakukan penanganan di lapangan.

Peninjauan langsung pada malam hari tersebut menjadi pesan bahwa pemerintah dan Satgas Karhutla Kabupaten Sanggau tidak hanya hadir ketika kebakaran membesar, tetapi juga memastikan kondisi lapangan terus dipantau setelah api berhasil dikendalikan.

Kebakaran boleh padam, tetapi kewaspadaan tidak boleh ikut padam.

Penanganan Karhutla membutuhkan kerja bersama, kepedulian, kesiapsiagaan dan respons cepat. Setiap upaya yang dilakukan di lapangan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk melindungi masyarakat, menjaga lingkungan dan mencegah bencana asap kembali meluas di Kabupaten Sanggau.

Susana Herpena menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel yang tetap bertugas di tengah malam demi memastikan masyarakat tetap aman.

Kerja cepat, kerja keras dan pengabdian para petugas di lapangan menjadi bagian penting dalam perjuangan menghadapi Karhutla. Pemerintah daerah berharap semangat gotong royong dan sinergi tersebut terus dipertahankan hingga seluruh ancaman Karhutla di wilayah Sanggau benar-benar dapat dikendalikan.

Sanggau harus tetap siaga. Api boleh padam malam ini, tetapi perjuangan melindungi masyarakat dan lingkungan harus terus menyala.

Fakat.id


By Fuad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *