PETI Mukok Diduga “Hidup Lagi”! Mesin Dompeng Menggila, Solar Subsidi Mengalir – Siapa di Baliknya?
Oplus_131072
SANGGAU , Fakat.id – (10/8/2026) – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, kembali menjadi sorotan. Sejumlah mesin dompeng disebut-sebut beroperasi di beberapa titik, memunculkan pertanyaan besar: siapa yang membekingi dan dari mana pasokan bahan bakarnya?

Informasi yang diterima menyebutkan, aktivitas PETI tersebut diduga berlangsung secara rutin. Mesin penyedot material disebut dapat terus beroperasi karena adanya pasokan bahan bakar yang diduga berasal dari solar bersubsidi.
Jika informasi itu benar, persoalannya bukan lagi sekadar tambang ilegal. Dugaan penggunaan solar subsidi membuka pertanyaan baru mengenai rantai pasokan BBM, pihak yang memasok, pemilik mesin, hingga aktor yang diduga menjadi pemodal di balik aktivitas tersebut.
“Mesin dompeng bisa beroperasi setiap hari karena diduga ada aliran solar subsidi. Ini yang perlu ditelusuri aparat,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Pertanyaannya sederhana: dari mana solar itu diperoleh? Siapa yang memasok? Siapa pemilik mesin dompeng? Dan siapa yang menikmati hasil tambang?
Pertanyaan tersebut penting dijawab jika aparat benar-benar ingin memberantas PETI hingga ke akar persoalan. Sebab, penindakan terhadap pekerja lapangan saja dinilai tidak akan menyelesaikan masalah apabila rantai pendanaan dan pasokan logistik masih terus berjalan.
Di sisi lain, dampak lingkungan juga menjadi kekhawatiran warga. Aktivitas PETI berpotensi mengubah bentang alam, meningkatkan sedimentasi sungai, merusak lahan produktif, serta menimbulkan pencemaran apabila kegiatan pertambangan dilakukan tanpa pengelolaan lingkungan yang sesuai.
Masyarakat pun meminta aparat penegak hukum tidak hanya turun ketika aktivitas PETI sudah menjadi sorotan publik. Jika memang ada operasi tambang ilegal, bongkar sampai ke pemilik alat dan pemodalnya. Jika benar ada solar subsidi yang mengalir, telusuri pula jalur distribusinya.
Hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek Mukok belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan kembali maraknya PETI maupun dugaan penggunaan solar subsidi untuk operasional mesin dompeng.
Konfirmasi masih dilakukan.
Kini bola berada di tangan aparat. Apakah dugaan PETI di Mukok akan kembali menjadi isu yang hilang setelah ramai diberitakan, atau justru dibongkar hingga ke aktor di balik layar?
Masyarakat menunggu jawabannya.
Fakat.id
